Artis

Cinta Laura Kesulitan Berakting di Film Horror

Aktris cantik Cinta Laura mengaku sulit untuk membawakan karakter Wulan yang sangat manis dan feminine dalam film bandar togel horror Jeritan malam. Sementara Cinta adalah wanita yang tangguh dan cukup percaya diri mengungkapkan pendapat.Pertentangan karakter inilah yang membuat Cinta kesulitan membawakan tokoh Wulan dengan optimal.

Cinta Laura harus membawakan karakter yang bertolak belakang dengannya

Aktris yang bermukim di Amerika ini mengatakan bahwa saat pertama dirinya mengira bahwa bahasa adalah kendala utama baginya, tetapi faktanya tantangan terbesar bagi Cinta adalah body language yang harus dibawakannya.Ini karena Wulan adalah wanita yang malu-malu, naïf, dan pandai menahan emosinya.

Cinta menyontohkan adegan makan malam yang harus dilakoninya bersama keluarga Reza (Herjunot Ali).Walaupun dia merasa sudah berlaku sopan, tetapi gerak-gerik Cinta dinilai masih terlalu kebarat-baratan.Bahasa tubuh yang diharapkan dari tokoh Wulan adalah sering menunduk dan tak terlalu berani bertatapan mata.

Sambil tertawa Cinta mengaku kalau karakter-karakter manis yang demikian ini belum pernah dilakukan sebelumnya.

Fakta film Jeritan Malam

Proses produksi suatu karya film memang selalu menyimpan kisah menarik di baliknya. Hal yang sama juga terjadi pada film yang diangkat dari thread popular KasKus, Jeritan Malam. Deretan actor dan aktris Indonesia terkemuka turut berpartisipasi pada film ini, yaitu Cinta Laura, Herjunot Ali, Winky Wiryawan, dan Indra Brasco. Sebelum menyaksikan film ini berikut adalah fakta-fakta unik yang perlu Anda ketahui:

  1. Film horror ini wajib ditonton karena diproduksi dengan alur cerita yang menarik dan tak gampang ditebak. Sepanjang film penonton akan dimanjakan dengan adegan-adegan yang dibuat dengan teknik sinematografi yang mumpuni. Film horror ini dapat dibilang modern serta lebih segar karena memilih lokasi-lokasi yang berbeda. Untuk itu konon Soraya Intercine Films harus mengeluarkan investasi yang cukup besar hingga dikatakan sebagai film horror dengan modal produksi terbanyak.
  2. Berperan sebagai Minto, Indra Brasco harus berdialog dengan logat Jawa Timur yang kental. Masalahnya Indra yang sudah puluhan tahun tinggal di ibukota sudah hampir kehilangan dialek tersebut karena terbawa lingkungan. Actor ini mengaku dirinya harus bekerja keras untuk menampilkan acting yang prima. Beberapa kali syuting Indra bahkan sempat kehilangan logat tersebut saat berdialog.
  3. Film yang diangkat dari pengalaman pribadi KasKuser penulis thread ini konon sangat menyeramkan. Penulis yang bernama Reza ini diperankan karakternya oleh Herjunot Ali.
  4. Junot sendiri merasa kalau karakter Reza agak mirip dengan dirinya. Meski demikian bila dia menjadi Reza, Junot enggan menerima pekerjaan yang membuatnya harus jauh dari rumah. Sambil tertawa actor tampan ini mengaku kalau dirinya sudah terlalu anak kota yang tak bisa jauh-jauh dari lingkungannya.
  5. Yang menarik pada film ini adalah pengambilan gambar dengan dialog-dialog yang panjang sama sekali tak diulang, dan ini agak berbeda dengan proses produksi film biasa. Umumnya saat terjadi kesalahan pada satu adegan, maka adegan itulah yang akan diulang.

Sementara pada syuting film Jeritan Malam ini bila terjadi sedikit saja kesalahan maka pengambilan gambar harus diulang dari awal.Menurut actor sekaligus suami Mona Ratuliu tersebut, inilah yang cukup menyulitkan dan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.

Apalagi naskah film horror ini lumayan panjang, hingga empat sampai lima halaman. Bahkan saat kesalahan tersebut terjadi di bagian akhir syuting, pengambilan gambar sungguh-sungguh harus diulang dari pertama.

Kesehatan

Ini Sebabnya Anda Sering Marah-Marah

Rasanya tidak ada seorang pun di dunia ini yang tidak pernah marah, termasuk orang yang berkarakter sabar sekali pun.Ada kalanya kesabaran habis karena suatu hal dan meledaklah amarah yang bersangkutan.Yang menjadi masalah adalah kecenderungan untuk marah meledak-ledak bahkan hanya karena hal sepele.Bila Anda merasa sangat sensitive dan gampang tersinggung serta ingin berteriak pada orang di sekitar tanpa tahu penyebabnya, ini adalah hal yang tidak normal.

Pemicu Ledakan Emosi Yang Sering Tidak Disadari

Orang yang mempunyai batasan yang lemah bisa marah-marah tanpa kendali. Contohnya saat Anda tidak ingin melakukan sesuatu untuk orang lain tetapi tidak sanggup berkata “tidak”. Saat merasa tidak nyaman demi orang lain dan berlangsung terus-menerus Anda akan kelelahan serta merasa hampa.

Menurut, Julie de Avezedo Hanks, seorang psikolog, orang mungkin menyadari bahwa dirinya dimanfaatkan dan inilah yang memicu kemarahan.Sayangnya tak semua orang sadar bahwa dirinya turut ambil bagian dalam kondisi tersebut.

Penyebab lainnya adalah kurang tidur karena sibuk dalam pekerjaan penting, misalnya saat Anda terlibat dalam suatu proyek penting di kantor. Kurang tidur akan membuat kita kelelahan dan kapasitas untuk menghadapi masalah semakin berkurang. Akibatnya kita menjadi pemarah.Rasa marah ternyata juga dapat dipicu oleh depresi.Inilah yang kerap disalahpahami karena banyak orang mengira depresi identic tenggelam dalam kesedihan.

Psikoterapis Rebecca Wong toto hongkong mengatakan bahwa kemarahan juga bisa merupakan gejala bahwa seseorang tengah dilanda masalah dalam hubungan.Kemarahan ini mungkin sebenarnya untuk pasangan, orangtua, anak, teman, atau kolega.Masih menurut Wong, saat merasa tidak dihargai rasa marah bisa timbul, dimana yang bersangkutan merasa tak diperhitungkan atau tak dilihat.

Mungkin saat kita berharap ada dukungan dari teman saat menghadapi masalah tetapi ternyata ini tak terjadi.Berikutnya kita ingin pasangan turut membantu rutinitas pekerjaan rumah tangga, tetapi dia mengelak dengan alasan sibuk, dan sebagainya. Wong melanjutkan bahwa seseorang yang terus-menerus terganggu karena hal tersebut emosinya yang bertumpuk akan meledak dan menjadi kemarahan bahkan dengan pemicu yang sepele.

Ledakan Kemarahan Terjadi Karena Tak Dapat Mengenali Diri-Sendiri

Michelle Farris, seorang psikoterapi menyatakan bahwa sebagian besar orang tak memahami dan menyadari pikiran serta perasaannnya sendiri. Dengan begitu mereka tak dapat menavigasi perasaannya terutama bila yang bersangkutan tinggal di lingkungan yang “memaksa” untuk menghindari masalah.

Seringkali mereka kesulitan berkata “tidak” walaupun tidak mau atau tidak suka karena ingin menunjukkan sikap baik. Akibatnya mereka akan sering berkubang dalam kemarahan karena tak diperbolehkan mengekspresikan emosinya.

Bila Anda merasa mengalami hal demikian ini mintalah bantuan, misalnya dengan mengikuti sesi terapi pada psikolog professional.Hal ini penting untuk belajar mengatur emosi Anda.Bila masalahnyaadalah pada hubungan personal, misalnya pasangan, cobalah untuk menyelesaikan masalah dengan berdiskusi dua arah. Bila hal ini berjalan dengan baik Anda tentu tidak akan gampang tersinggung dan marah-marah lagi.

Perlu diketahui bahwa kemarahan sejatinya adalah sikap yang menutupi emosi lainnya.Seseorang yang mudah tersinggung dan meledak-ledak sesungguhnya tengah merasa frustrasi, kesepian, sedih, takut atau emosi-emosi yang menunjukkan kerentanan lainnya.

Saat Anda tiba-tiba dilanda kemarahan yang memuncak kenalilah kondisi tersebut sebagai perubahan emosi dalam tubuh. Beri jeda untuk diri Anda sendiri agar dapat membuat keputusan bagaimana seharusnya Anda bereaksi akan situasi tersebut sebelum mengambil tindakan yang bisa Anda sesali.